Rabu, 14 Februari 2018

&%$#@

Rindu masih terkatung katung di langit-langit ruangan

Berharap penantian yang telah ia aamiin-kan segera tereja
Katamu, biarlah seperti ini
“Rinduku tak seperti hujan, yang dingin menyentuh tanah lalu pergi meninggalkan basah”
Rinduku teramat sulit aku diktekan
Biarlah waktu yang kan merenda
Mungkin kau tak tahu, hujan dan tanah menyampaikan rindu dengan cara berbeda
Kita hanya meraba
Sementara alam sanggup membaca


Sani_Anissa

Yogyakarta, 9 April 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar