Sesekali istirahatkanlah motormu,
rehatkanlah sepedamu
Cobalah berjalan di bawah
terangnya purnama
Nikmatilah setiap langkah yang
kau jejakkan
Bisa jadi di jalan sebelah rumah
kau temui definisi cinta tanpa pamrih
Belai mesra seorang Ibu menggendong
menidurkan putra kecilnya dengan wajah yang mulai terlihat letih
Barangkali di situ kau mengerti, ada
cinta yang lebih murni dari sekedar cinta-cintaanmu yang sok sedih,,
Bisa jadi di ujung pertigaan sana
kau jumpai seseorang yang bisa kau bantu apa adanya
Dengan motornya yang tiba-tiba
bermasalah lalu kau menyempatkan diri untuk bertanya “motornya kenapa?”
Sedang kau sendiri sebenarnya tak
tau harus berbuat apa
Setidaknya sejenak biarkan dia
merasa di dunia yang keras ini masih saja ada orang yang berusaha peduli meski
ia bukan siapa-siapannya,,
Bisa jadi di tepian jalan raya di
mana kau akan menyebrang
Kau temui seseorang yang rela
mengorbankan waktunya beberapa detik demi mempersilahkanmu menyeberang tanpa
harus berkali kali kau lambaikan tangan,,
Bisa jadi di satu tempat yang kau
tuju kau bertemu kawan lama yang sudah jarang kau sapa
Mungkin pertanyaan “hai, sudah
sampai bab berapa?” bisa jadi pembuka pembicaraan yang berujung “semoga
dilancarkan yaa”,,
Di bawah purnama malam ini, aku
pikir sarimi isi dua adalah pilihan terbaik,
Namun di dalam mini market ini,
pikiranku memilih berbalik.
Entah gengsi atau apa, abc goreng
limau lebih dahulu menarik tanganku
aku memilih untuk memungutnya
selaligus dua
Ahh, mungkin sampai kos akan kumasak
semua..
Sajak aneh ini dibuat setelah penulis melewati malam dengan dua bungkus mi instan dan sebelumnya muterin kosan nyari inspirasi buat skripsi yang belum juga kelar. Trus guenikahnyawisudanya kapan? 😢
September 24th, 2017
~`Kompleks Polri Gowok, Ngayogyakarta Hadiningrat`~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar