Dosen
merupakan suatu makhluk yang terkadang susah untuk dimengerti. Penelitian sesat
membuktikan bahwa dosen merupakan spesies teraneh di dunia setelah gebetan.
Ehm.
Ada kalanya seorang dosen menjadi partner kerja yang sangat solid, namun
ada saatnya pula partner ini berubah menjadi sosok yang sangat menyeramkan,
bahkan lebih seram daripada seorang wanita yang sedang PMS.
Berikut
beberapa tipologi dosen menurut seorang ahli berinisial ASF (nama disamarkan
demi tetap terciptanya kehidupan), cekidot :
1.
Dosen Malas (DoMa).
Dosen
tipe seperti ini biasanya dosen yang tidak begitu populer di kalangan
mahasiswa. Ketika DoMa masuk kelas, hal pertama yang ia lakukan adalah duduk,
dilanjutkan dengan kipas-kipas. Setelah itu mengucap salam (jika ingat).
Melihat seisi ruang. Hal ini dilakukan hanya untuk mencari keberadaan AC atau
sumber-sumber angin, seperti kipas angin, kipas sate, atau mentok
dijendela.
Hal
berikutnya yang dilakukan adalah bertanya kepada ketua kelas, apakah si ketua
kelas sudah mengambil daftar presensi di ruang transit atau belum. Apakah si
ketua kelas sudah memastikan LCD dalam keadaan terpasang dan menyala dengan
baik atau tidak. Apakah si ketua kelas sudah membetulkan ledeng atau belum.
Dalam hal ini ketua kelas sangat berperan aktif, khususnya dalam bidang
pertukangan dan sejenisnya.
Hal
selanjutnya yang DoMa lakukan adalah menyenderkan tubuhnya pada kursi empuknya,
dan menunggu para mahasiswa mempresentasikan tugas yang sudah dibagi pada awal
pertemuan. Jika sudah selesai, maka si DoMa akan manggut-manggut, sedikit
menggeleng karena pegal, dan mengakhiri perkuliahan. Tentu saja DoMa akan
mengucapkan salam jika ia kebetulan ingat.
2.
Dosen Rajin (DoRa)
Tipe
dosen seperti inilah yang menjadi idola para mahasiswa, terutama ketua kelas
juga para Cleanning Service. DoRa biasanya akan masuk kelas sekitar 45 menit
sebelum kelas dimulai. Ia sudah mengambil daftar presensi, menyalakan LCD,
membuka tirai jendela, menghidupkan AC, menyapu ruang, membersihkan papan
tulis, merapikan kursi mahasiswa, membuatkan kopi bagi mahasiswa yang mengantuk
di kelas, bahkan menyiapkan kasur jika tiba-tiba ada mahasiswa yang terserang
kantuk berat.
DoRa
biasanya melakukan presentasi mengenai materi kuliahnya, selain itu juga sudah
membuatkan outline presentasi untuk para mahasiswa yang memang malas untuk
mencatat. DoRa juga sering membuat kuis disetiap akhir perkuliahan, dimana kuis
terssebut DoRa sendiri yang mengerjakannya. GaK heran, namanya juga
DoRa, Dosen Rajin euuy...
3.
Dosen Misterius (DoMi)
DoMi
merupakan satu jenis dosen yang sangat luar biasa, terkesan misterius dan
cenderung dikagumi para wanita karena kemisteriusannya. DoMi biasanya tiba-tiba
berada di kelas tanpa diketahui oleh mahasiswa. DoMi juga sering memberikan
kritik dan saran ketika proses pembelajaran. Satu kutipan kejadian nyata (true
sory) dikehidupan fiksi ketika sedang presentasi kelompok, tiba-tiba dari
belakang kelas terdengar suara komentar yang tidak begitu penting, misalnya “presentasinya
kurang”, yang kemudian dijawab oleh presentator “bagian mana Pak?”
si DoMi akan menjawab “ada deh”. Kemudian semua mahasiswi berteriak
histeris “aaaah keren, so mysterius....”
4.
Dosen PMS (agak sulit untuk disingkat, sebut saja
DoPe)
DoPe
bukan saja berasal dari kaum Hawa, ia juga bisa seorang kaum Adam yang sedang
mempunyai suatu problematika dalam menjalani lika liku hidupnya (backsong:Hidup
Penuh Liku-Liku, Ada Suka Ada Duka, Joss..). DoPe merupakan tipe dosen paling
menyeramkan sepanjang hayat dikandung dan dilahirkan badan. Bisa dibayangkan
ketika kita mengahadapi seorang wanita yang sedang PMS, apa saja yang kita
lakukan selalu salah dan tidak pernah benar (backsong:Selalu Salah). Apa
jadinya jika dosen yang mengajar kita adalah dosen PMS atau si DoPe ini.
Tiba-tiba ia masuk kelas, memandang mahasiswa satu per satu sama dengan satu,
menanyakan materi yang tidak pernah diajarkan, jangankan mahasiswa yang kurang
rajin baca buku, mahasiswa yang rajin pun tidak akan pernah bisa menjawab
soal-soal yang diajukan. Salah satu contoh soal yang DoPe ajukan adalah:
DoPe : siapa nama tetangga dari ibunya
kakek saya?
Mahasiswa : . . . (krik krik)
DoPe : kalian kan mahasiswa, agent of
change, hal seperti itu saja tidak tahu.
Mahasiswa : . . . (masih krik krik)
DoPe : semua mahasiswa mengulang semester
depan.
Mahasiswa : . . . (bakar jangkrik)
NB: Tipe
DoPe merupakan spesies yang labil karena suatu waktu sifat PMSnya bisa hilang
seiring berakhirnya problematika yang ia rasakan.
Tidak
adil ketika kita hanya membahas satu sisi kehidupan yang ada. Selain Tipologi
dosen, akan diulas juga mengenai tipologi mahasiswa. Berikut penjelasannya,
here we go..
1.
Mahasiswa Monoton (MaMo)
Tipe
seperti ini biasanya kuper alias kurang pergaulan. Kegiatannya sehari-hari
hanya itu itu saja. Inilah jadwal kegiatan harian seorang MaMo :
Bangun
-> Mandi -> Sarapan -> Ngampus -> Kuliah -> Istirahat ->
Ngantin -> Pulang -> Belajar -> Tidur -> Bangun -> Mandi ->
Sarapan -> Ngampus -> Kuliah -> Istirahat -> Ngantin -> Pulang
-> Belajar -> Tidur -> Bangun -> Mandi -> . . .
Begitulah
seterusnya sampai para dosen pensiun dan Shailor Moon kembali menguasai dunia.
2.
Mahasiswa Pendemo (MaDe)
MaDe
adalah tipe mahasiswa yang sangat aktif di luar pembelajaran, ia cenderung
memilih berdemonstrasi daripada tidak berdemonstrasi. Mottonya adalah “lebih
baik hidup seribu tahun lamanya (Tulus) daripada tidak berdemo”. Motto yang
aneh.
Berikut
merupakan salah satu percakapan singkat yang dikutip dari duo MaDe saat
istirahat
MaDe 1 : kemarin loe kemana kok gak
ikut kelas?
MaDe 2 : gue habis demo di lapangan
masjid depan kompleks kos-kosan gue.
MaDe 1 : demo apa? Kok gue gak tahu.
MaDe 2 : demo masak bareng ibu-ibu pengajian.
3.
Mahasiswa Multitalenan (MaMu)
Tipe
mahasiswa yang luar biasa. Bisa menempatkan diri sesuai posisinya. Ketika
perkuliahan ia aktif di kelas (menghapus papan tulis), ketika istirahat ia
aktif di kantin (melayani pembeli), ketika ada demonstrasi ia aktif balik layar
(membuat spanduk).
Selain
itu tipe MaMu juga cenderung mempunyai banyak pengalaman dan dapat bertahan
hidup dalam kondisi apapun. Meskipun uang kirimannya habis, ia tetap menikmati
hidup seperti apa adanya. Yah, namany juga multitalenan. Dua jempol
dah..
Itulah
sedikit tipologi dosen dan mahasiswa yang biasanya kita temui di kawasan
kampus. Jika kalian tidak menemukan mereka, kemungkinan keberadaan mereka punah
atau mungkin spesies mereka tidak mampu menyesuaikan diri dengan keadaan
sekitar, kecuali tipe MaMu, Multitalent gitu lho.
May,4th2014Sunmor@myKost:*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar